Cengeng. . .


Gumpalan darah yang tersendat di ujung penamu
Hanya mengiba pada waktu

Memar di sekujur jiwamu yang haru
Dan tangis memerah di matamu

Dendam
Tak pernah usai

Begitulah katamu padaku
Mengadu

0 komentar:

Create your own banner at mybannermaker.com!
Copy Kode ini untuk Blog kamu!

pengunjung Blog

IKLAN

Jualan


Masukkan Code ini K1-8B7411-3
untuk berbelanja di KutuKutuBuku.com

Chat Box

IKLAN