Ya Allah,
Rendahkanlah suaraku bagi mereka
Perindahlah ucapanku di depan mereka
Lunakkanlah watakku terhadap mereka dan
Lembutkan hatiku untuk mereka.......
Ya Allah,
Berilah mereka balasan yang sebaik-baiknya,
atas didikan mereka padaku dan Pahala yang
besar atas kasih sayang yang mereka limpahkan padaku,
peliharalah mereka sebagaimana mereka memeliharaku.
Ya Allah,
Apa saja gangguan yang telah mereka rasakan
atau kesusahan yang mereka deritakan kerana aku,
atau hilangnya sesuatu hak mereka kerana perbuatanku,
maka jadikanlah itu semua penyebab susutnya
dosa-dosa mereka dan bertambahnya pahala
kebaikan mereka dengan perkenan-Mu ya Allah,
hanya Engkaulah yang berhak membalas
kejahatan dengan kebaikan berlipat ganda.
Ya Allah,
Bila magfirah-Mu telah mencapai mereka sebelumku,
Izinkanlah mereka memberi syafa'at untukku.
Tetapi jika sebaliknya, maka izinkanlah aku
memberi syafa'at untuk mereka,
sehingga kami semua berkumpul bersama dengan santunan-Mu
di tempat kediaman yang dinaungi kemulian-Mu, ampunan-Mu serta rahmat-Mu.
Sesungguhnya Engkaulah yang memiliki Kurnia Maha Agung,
serta anugerah yang tak berakhir
dan Engkaulah yang Maha Pengasih diantara semua pengasih.
Amin Ya Rabbul Alamin..
AYAH dan IBU
Posted by : Hajon Mahdy on Sabtu, 17 Oktober 2009 | | 0 Comments
Selamat Jalan Cinta
Cinta….
Setelah kita lalui saat-saat yang indah
Setelah kita lalui semua hari-hari berdua
Saat dimana aku menjaga hari-harimu
Cinta…
Kini waktunya untukmu kembali
Kini waktunya Untukmu berpisah denganku
Jangan menangis cinta
Cinta…
Suatu saat kita akan kembali berdua
Lalui hari berdua
Akan kujaga hari-harimu kembali
Cinta…
Kau pergi hanya sementara
Aku hanya bias menanti kedatanganmu lagi
Aku hanya ada untukmu,
Cinta…
Posted by : Hajon Mahdy on Rabu, 23 September 2009 | | 0 Comments
DEBU
Aku tidak pernah bisa melupakan dirimu yg kini hadir di dalam kalbu.
Wajahmu seakan membalut rindu yang terasa semakin menggebu.
Andai kamu tahu, kamu pun tak kan pedulikanku,
karena bagimu aku hanyalah debu…
Debu yg akan mudah utk kau hapus dr hidupmu…
Debu…
Kau anggap aku seperti debu.
Namun ku tetap anggap kau sebagai ratu dihatiku.
Tak bisa kutahan rindu yang menggebu.
Menyentuh hingga ke kalbu….
Namun bagimu,aku hanyalah debu.
Debu yg siap kau hapus bila kau mau…
Hapus saja jika itu kan bahagiakanmu.
Tapi kau tak kan mampu tuk menghapus cintaku padamu.
Akan ku jaga cinta ini meski hati terasa pilu,
sebab msh ada sedikit bahagia saat aku merindukanmu…
…dan itu cukup untukku…
Bagai debu yang tak kau kehendaki, namun ada disekitarmu…
seperti itulah aku takkan menjauh darimu…
kau bisa mengibas dan menghapusku…
namun angin rindu kan tetap kembali bawa debu cinta ini padamu. . .
hingga suatu saat nanti kau mungkin mengerti cinta tulusku…
hingga suatu saat nanti kau kan menyadari masih ada aku yg mencintaimu selalu…
hingga suatu saat nanti kamu mampu sadari hanya kamu yg kumau…
dan hanya kamu yg mampu mencairkan hatiku yg beku…
dan selama menanti kau mengerti…
kau anggap debu pun aku tak peduli…
asalkan bisa di dekatmu, walau kau kibas dan hapuskan aku berkali-kali…
Posted by : Hajon Mahdy on Minggu, 02 Agustus 2009 | | 0 Comments
BULAN
Saat yang ditunggu bulan adalah saat gerhana matahari datang.
Saat itu sinar matahari akan tertutup oleh bulan,
membuat bumi yang siang menjadi malam untuk sesaat.
Sesaat…
Itulah aku yang hadir dalam kehidupanmu…
Hanya sesaat…
Itulah arti diriku untukmu…
Tidak lebih dari itu…
Lili…
Akulah bulanmu…
Selalu setia memuja, mencintai dirimu…
Namun untukmu cintaku tidak berarti…
Aku tahu aku bukanlah matahari…
yang dapat memberi hangat di harimu…
Aku hanyalah bulan yang tak memiliki apa-apa…
Hanya sedikit cahaya redup yang dapat kuberi…
Bulan terkadang tidak muncul di gelapnya malam.
Saat itulah dinamakan bulan mati.
Begitu juga dengan aku, Li…
Terkadang aku rasa aku ingin mati.
Saat kau mulai mengacuhkan diriku.
Tapi aku malu pada bulan jika lakukan itu.
Bulan selalu dapat muncul kembali setelah mati.
Bulan selalu bersinar kembali,
meski bumi sering menutupnya dengan awan hitam.
Begitu juga jiwaku yang selalu kembali mencintaimu,
walau begitu dalam luka yang kau sayat di hatiku.
Cintaku selalu berkobar…
walau kau tak pedulikan lagi rasa yang ada ini.
Lili…
Biarkanlah aku menjadi bulanmu.
Hingga suatu saat…
mungkin meteor ataupun komet…
menghancurkan bulan yang tiada berguna ini…
dan bila itu terjadi…
aku mohon jangan kau teteskan air mata…
karena bulan ingin melihat bumi tersenyum…
di saat terakhir bulan masih ada.
Posted by : Hajon Mahdy on | | 0 Comments
Puisi Untuk Sahabat
Ingin kubangunkan kau sebuah gunung
Agar ketika hatimu berkecamuk
Kau dapat menyepi kesana mencari tentram
Ingin kutangkap dan kukotakkan sepuluh kupu
Agar kala sedih tiba
Kau dapat membuka kotak itu untuk memberimu riang.
Ingin kugapai dan kuberi kau seratus pelangi,
Agar di tengah badai mengamuk
Aku dapat bersamamu mengusir sedih
Ingin kupetik dan kuberi kau seribu mawar
Agar kala kemarau dating menyengat
Aku dapat bersamamu menebar senyum
Hatiku ruah dengan semangat membumbung
Untuk menyentuh hatimu
Dan membuatnya girang
Dengan sejuta angan-angan
Aku berikan diriku
Agar kau dapat mengejar mimpi riang
Aku sadar sahabat, diriku terbatas,
Aku sedang belajar
Menggapai pelangi,
Menanam mawar,
Mengejar kupu
Membangun gunung
Tapi, sementara aku belajar
melakukan semua itu,
Mari kau pegang tanganku erat
Sandarkanlah dirimu di bahuku
Karena aku sahabatmu.
Posted by : Hajon Mahdy on Rabu, 24 Juni 2009 | | 0 Comments
SATRIA KHATULISTIWA
Beranda cakrawala terhampar
Gemulaikan rinai hujan
Yang menggelantung berselimutkan awan
Menggurat atmosfir dengan pelepah pelangi
Di timur sana
Telah melayang seorang ksatria penunggang angin
Kibaskan tongkatnya pada patahan-patahan aurora
Melalui lesung pipitnya ia melempar senyum
Dan berkata..
Siramlah tanah itu
Dengan sebutir air surga
Tak perlu kau cari hingga empat mata angin
Karena air itu ada di kakimu...
Di garis khatulistiwa
Kini ksatria itu turun..
Di antara gradasi batu di balik gua
Ia tiupseruling nuraninya
Lantas ia bergumam penuh cita..
Duhai sang penguasa keabadian
Izinkanlah kami mereguk surga kami
Agar semburat itu menjelma penuh
Menjadi tanah-tanah yang bertuan
Bukan tuan-tuan di atas tanah
Posted by : Hajon Mahdy on Minggu, 31 Mei 2009 | | 0 Comments
Hijau Borneo ku
dulu......
Kulihat hijaunya hutan borneo
kudengar kicauan burung
kurasakan udara yang segar
kini.....
Kulihat kotornya borneo
kudengar dengungan kendaraan
Kurasakan udara yang penuh Polusi
Tapi.....
Kaulah borneo
tempatku dilahirkan
akan kucoba tuk menghijaukanmu
akan kucoba tuk mengembalikan kicauan burun
karna aku.....
ingin Borneo kembali hijau
Posted by : Hajon Mahdy on | | 0 Comments
Air Mata Kekasih
Kulihat kau disana
Sedang menangis sendiri
Aku tak tau apa yang kau rasakan
Apakah hatimu merasa Kegalauan
Aku tau yang ada dihatimu
Air matamu mengguyur Bak hujan
Sayang….
Janganlah kau pendam kesedihanmu sendiri
Berbagilah kesedihanmu padaku
Aku akan selalu ada untukmu
Posted by : Hajon Mahdy on Sabtu, 23 Mei 2009 | | 0 Comments







